Postingan

HEWAN UNTUK AQIQAH

Gambar
  Hewan sembelihan aqiqah boleh dengan kambing (boleh jantan maupun betina), domba. Tidak sah aqiqah jika dilakukan dengan hewan selain diatas, seperti ayam, kelinci, atau burung. Hewan aqiqah harus dalam keadaan sehat, tidak boleh ada cacat dan dalam keadaan sakit. Hewan aqiqah harus merupakan hewan yang sudah layak disembelih seperti mana halnya   kurban.  Jika kambing, maka minimal sudah berusia satu tahun. Disunnahkan dimasak terlebih dahulu. "Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan mereka aqiqah untuk anak laki-laki dua kambing, dan anak perempuan satu kambing". [HR At Tirmidzi dan Ibnu Majah]. Ketentuan kambingnya disini tidak dijelaskan jenisnya, harus jantan atau boleh juga betina. Namun para ulama menyatakan, bahwa kambing aqiqah sama dengan kambing kurban dalam usia, jenis dan bebas dari aib dan cacat. Akan tetapi mereka tidak merinci tentang disyaratkan jantan atau betina. Oleh karena itu, kata "syah" dalam hadits di atas, ...
Gambar
  Di Indonesia, pemerintah daerah beberapa diantaranya sudah menetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) terhadap Virus Corona (Covid-19) pada wilayahnya masing-masing. Pemerintah juga menghimbau masyarakat dalam menghadapi VIRUS CORONA ini, dengan menghindari pertemuan yang melibatkan banyak orang. Lantas, bagaimana dengan pelaksanaan  tasyakuran aqiqah  ditengah adanya wabah virus corona atau  Covid-19 ini?   Seperti yang kita ketahui bahwa pelaksanaan ibada aqiqah dianjurkan pada hari ke tujuh  atau seminggu setelah kelahiran bayi. Sebagaimana yang dijelaskan dalam hadist:   عَنْ سَمُرَةَ بْنِ جُنْدُبٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « كُلُّ غُلاَمٍ رَهِينَةٌ بِعَقِيقَتِهِ تُذْبَحُ عَنْهُ يَوْمَ سَابِعِهِ وَيُحْلَقُ وَيُسَمَّى » Dari Samuroh bin Jundub, Rasulullah  shallallahu ‘alaihi wa sallam  bersabda, “ Setiap anak tergadaikan dengan aqiqahnya, disembelihkan untuknya  pada hari ketujuh , digundul rambutnya dan diberi nam...

TOLAK Virus Corona Dengan Melaksanakan Ibadah AQIQAH bersama NURUL HAYAT

Gambar
  Di Indonesia, pemerintah daerah beberapa diantaranya sudah menetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) terhadap Virus Corona (Covid-19) pada wilayahnya masing-masing. Pemerintah juga menghimbau masyarakat dalam menghadapi VIRUS CORONA ini, dengan menghindari pertemuan yang melibatkan banyak orang. Lantas, bagaimana dengan pelaksanaan  tasyakuran aqiqah  ditengah adanya wabah virus corona atau  Covid-19 ini?   Seperti yang kita ketahui bahwa pelaksanaan ibadah aqiqah di anjurkan pada hari ke tujuh  atau seminggu setelah kelahiran bayi. Sebagaimana yang dijelaskan dalam hadist:   عَنْ سَمُرَةَ بْنِ جُنْدُبٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « كُلُّ غُلاَمٍ رَهِينَةٌ بِعَقِيقَتِهِ تُذْبَحُ عَنْهُ يَوْمَ سَابِعِهِ وَيُحْلَقُ وَيُسَمَّى » Dari Samuroh bin Jundub, Rasulullah  shallallahu ‘alaihi wa sallam  bersabda, “ Setiap anak tergadaikan dengan aqiqahnya, disembelihkan untuknya  pada hari ketujuh , digundul rambutnya dan diberi n...

MENGOLAH KACANG TANAH ALA AQIQAH NURUL HAYAT

Gambar
Bukan Digoreng, Ini Cara yang Tepat Mengolah Kacang Tanah Menjadi salah satu bahan makanan yang mudah ditemukan di Indonesia, kacang tanah kerap diolah menjadi berbagai hidangan mulai dari saus kacang, selai, hingga campuran dessert dan minuman. Bahkan, kacang tanah juga sering disajikan sebagai bumbu sate oleh www.aqiqahnurulhayat.com. Selain lezat, salah satu kelebihan kacang tanah terletak pada kandungan nutrisinya yang melimpah. Di dalam segenggam kacang tanah terkandung lemak tak jenuh, protein, dan serat yang baik untuk pencernaan. Tak heran, banyak orang khususnya kaum Hawa yang memanfaatkan kacang tanah sebagai menu diet. Meski terbilang mudah diolah menjadi berbagai sajian lezat, ternyata diperlukan teknik khusus untuk memilih dan mengolah kacang tanah agar lebih nikmat saat disantap. Selain meningkatkan cita rasa, proses pengolahan yang benar juga dapat melindungi nutrisi kacang tanah dari kerusakan. Menurut MANAGER NURUL HAYAT DEPOK,  santri khidmad (bpk wahid) yang tela...